Rizka Chandradewi Dan Aradea

Kini Lebih Happy & Mandiri

“Tujuan awal mengonsumsi TNBB untuk menjaga stamina dan imunitas Ara, karena tiap harinya Ia banyak beraktivitas di sekolah.

Memiliki seorang anak autis tentu tak mudah bagi orang tua manapun, termasuk untuk Rizka Chandradewi, Ibu dua anak. Putra pertamanya, Aradea yang akrab dipanggil Ara adalah penyandang autisme. Banyak rambu yang harus diperhatikan Rizka dalam membesarkan Ara. Antara lain, Ia tak boleh sembarangan memberikan obat-obatan bila Ara sakit, karena putra sulungnya itu alergi zat kimia.

Konsumsi zat kimia akan membuat wajahnya bengka-bengkak. Parasetamol yang sangat ringanpun tak bisa ditolerir oleh tubuh Ara. Karena Ara harus menghindari obat-obatan, satu-satunya jalan yang ditempuh Rizka adalah menjaga agar Dia tidak mudah jatuh sakit. Caranya tentu dengan meningkatkan daya tahan tubuh Ara.

Di sinilah awal perkenalan Rizka dengan TNBB (TAHITIAN NONI® Bioactive Beverage™ – Original). “Saya dengar, TNBB baik dan aman untuk meningkatkan kesehatan tanpa pengawet, pemanis dan zat kimia. Karena itulah, Saya berani memberikannya pada Ara.

Tadinya, tujuan awal saya hanya untuk menjaga kondisi Ara, namun TNBB ternyata memberikan dampak yang jauh lebih besar. Bayangkan, hanya dalam waktu empat hari saja, mood Ara membaik.

Sebagai anak autis yang sulit mengekspresikan perasaan dan keinginannya, Ara biasanya sering tantrum, mengamuk. Mood-nya jelek sekali. Namun konsumsi TNBB ternyata mampu memperbaiki mood Ara,” jelas Rizka, berbinar-binar. Perbaikan mood bukan satu-satunya efek positif yang di lihat Rizka dari putranya. Dosis 4 x 30 cc per hari lambat laun membawa dampak-dampak lain pada Ara, semakin lama, motoriknya semakin membaik, inisiatif bicara semakin besar dan konsentrasinya pun bertambah tinggi.

Padahal seperti anak-anak autis pada umumnya, sebelumnya Ara mengalami hambatan dalam ketiga hal ini. “Kini Ara lebih happy dan mandiri,” ucapnya.

Namun yang paling memuaskan Rizka adalah tercapainya tujuan awal, yaitu meningkatkan kesehatan Ara. Bila dulu Ara mudah jatuh sakit, kini kondisinya jauh lebih fit. Karena jarang sakit, Ara pun tak perlu mengonsumsi obat-obatan kimia yang memicu alerginya. Kalaupun suatu hari Ara sakit dan terpaksa minum obat, Rizka justru memberinya TNBB lebih sering untuk menekan efek negatif yang ditimbulkan zat kimia.

“Melihat manfaat TNBB yang begitu besar bagi Ara, saya pun tak ragu untuk memberikannya pada suami yang menderita hipertensi dan Karissa – adik Ara. Apalagi bila sudah ada indikasi akan sakit, seperti demam atau buang-buang air.

Harus diakui cara kerja TNBB memang tidak instan seperti obat kimia. Misalnya, untuk meredakan demam, TNBB perlu waktu sekitar tiga hari sampai suhu tubuh normal kembali. Tapi yang penting, kami sekeluarga terhindar dari efek zat kimia, baik jangka pendek maupun panjang.

Sehari-hari, kita sudah terlalu banyak bersentuhan dengan zat kimia dan radikal bebas, baik dari makanan, polusi, dan bahan-bahan plastik. Karena itu, kita perlu ‘jaket pengaman’, yaitu TNBB.” Pengalamannya dengan TNBB membuat Rizka terpanggil untuk berbagi. Tak hanya pada mertua, Ibu, dan saudara-saudaranya, tapi juga teman-teman dan siapapun. “Ini solusi yang bisa membantu semua orang. Saya telah membuktikannya,” tandasnya.