Mariani Manurung

Mariani Manurung (44 Tahun)
“Semua ini berkat TNBB.”

Tahitian Noni ® Bioactive Beverage Original ™ Solusi Herbal Alami

WANITA manapun pasti dag dig dug jika didiagnosa mengidap kista di dalam kandungannya. Apalagi jika kista itu tak sendirian, tapi disertai miom dan polip di mulut rahim. Mariani Manurung pernah mengalaminya. Pada bulan Maret 2010, siklus haidnya terasa aneh. Biasanya ia hanya tiga hari “kedatangan bulan”, namun haid kali ini berlangsung dari 21 Maret smapai akhir minggu April. Sakit perutnya pun lebih hebat dari biasanya. Perutnya terasa mulas, bahkan pinggang pun ikut sakit. Tubuhnya lemas dan perutnya tampak membesar.

USG awal hanya memperlihatkan adanya miom dalam rahim Mariani. Dokter hanya memberikan obat dan suntikan untuk mengecilkan miom itu. Namun, ketika di periksa pada minggu berikutnya, lebar miom memang mengecil, tapi panjangnya justru meningkat. Dokter pun menyarankan agar miom itu diangkat. Sebelum mengiyakan saran dokter, Mariani mencoba berpindah dokter dan melakukan USG 4 dimensi.

Ternyata, selain miom, ada kista juga di rahimnya. Dan melalui pemeriksaan pap smear, ditemukan polip di mulut rahimnya. Menurut dokter, jika polip ini dibiarkan, dalam waktu satu atau dua tahun bisa berkembang menjadi kanker serviks. Untuk mengatasi kista dan miomnya, Mariani menjalani terapi ozon. Sebenarnya dokter juga menyarankan untuk membasmi polip Mariani dengan laser, tapi ia menolak karena takut efek sampingnya.

Untuk sementara, biarlah ia melakukan terapi ozon dulu. “Baru dua kali terapi, ada saudara yang menganjurkan TNBB (TAHITIAN NONI ® Bioactive Beverage ™ – Original) pada saya. Langsung saya iyakan, tak peduli harganya yang relatif tinggi. Saya lalu meminumnya tiga jam sekali, masing-masing 30 ml. Jadi delapan kali sehari. Saya kombinasikan dengan terapi ozon sekali seminggu,” kisah Mariani.

Ketika sudah lima kali melakukan terapi ozon dan menghabiskan tiga botol TNBB @ 1000 ml, hasil USG Mariani cukup menggembirakan. Kistanya sudah hilang, miomnya mengecil hingga sebesar biji kacang hijau, namun polipnya masih ada. Dokter masih menganjurkan laser, tapi Mariani bertekad untuk membasmi polipnya dengan TNBB saja. Pada terapi kedua belas dan ketika TNBB sudah habis 13 botol, miom Mariani musnah. Mulut rahimnya pun mulai bersih dari polip. Mulut rahimnya benar-benar bersih setelah terapi ke tujuh belas dan botol TNBB ke dua puluh tiga.

“Saya bersyukur, bahkan yang tidak saya perkirakan, maag saya ikut hilang. Dulu, kalau capek atau stres, maag saya kumat, dada sesak, tangan dan kaki berkeringat dingin. Sekarang sudah 80% berkurang. Semua ini berkat TNBB.