M. Akhyar

Vertigo 10 Tahun
Yakin Pada TNBB
“…hidupnya kini nyaris terbebas dari cengkeraman vertigo”

Tahitian Noni ® Bioactive Beverage Original ™ Solusi Herbal Alami

Menghadai serangan vertigo tentu bukan hal yang mudah. Bayangkan, jika Anda harus mengalaminya selama sepuluh tahun. Inilah yang terjadi pada M. Akhyar. Sejak 1998, ia berulangkali terserang vertigo. Menurut hasil scan dan pemeriksaan dokter ahli syaraf, Akhyar mengalami penyempitan pembuluh darah karena tingat kolesterolnya. Akhyar diwajibkan utuk rutin berolahraga. Ia juga wajib meminum obat-obatan yang diresepkan dokter.

Tiga bulan mengonsumsi obat itu, vertigo Akhyar belum juga mereda. Bahkan ia merasa serangan vertigonya bertambah hebat. Akhyar terpikir untuk mencoba terapi lain, tapi ia takut dampak negatifnya. Akhirnya, selama bertahun-tahun, Akhyar harus hidup dengan vertigonya. Sekitar tahun 2008, dua orang siswi di pengajiannya –Annisa dan Nikmah– memperkenalkannya pada TNBB (Tahitian Noni ® Bioactive Beverage ™ – Original). Akhyar bahkan di ajak ke kantor TNBB.

Dengan meneguhkan hati, ia mulai meminum TNBB dengan dosis 30 ml, tiga kali sehari. Baru sehari minum, keesokannya ia demam tinggi. Seluruh tubuhnya sakit sampai tidak bisa berjalan. Namun Akhyar tidak terkejut. Ia sudah diberitahu akan terjadi efek seperti ini. Ketika lusanya masih juga demam, Akhyar memeriksakan diri ke dokter. Dokter menyuruhnya berhenti mengonsumsi TNBB, tapi Akhyar bersikeras untuk tetap meneruskannya. “Saya sudah menanamkan sugesti untuk merasa yakin pada TNBB,” ucapnya. Dokter dari TNBB pun menguatkannya. Menurut dokter TNBB, ia tak perlu panik, efek ini terjadi karena penyakitnya sudah cukup parah.

Pada hari keempat, demam Akhyar menurun. Tubuhnya pun mulai terasa segar. Ia terus mengonumsi TNBB sampai tujuh botol. Selain itu, ia juga rutin bersepeda dan berenang, menjaga pola makan serta mengonsumsi madu. Kini vertigonya jarang sekali kumat. Biasanya vertigo hanya menyerang jika ia merasa sangat lapar atau sangat ngantuk. Akhyar pun harus cermat mengatur aktivitasnya, namun ia sudah sangat bersyukur, hidupnya kini nyaris terbebas dari cengkeraman vertigo.