Keyla Diandra (28 Tahun)

Punya Tulang Lagi

“Ketika check up ke dokter, sel-sel kankernya tak terlihat lagi, sel-sel baik di tubuhnya meningkat drastis menjadi 70%”

MUNGKIN tak banyak orang yang mengalami apa yang di alami oleh Keyla. Pada tahun 2008 lalu, ia tiba-tiba pingsan setelah terantuk (semacam) polisi tidur. Keyla merasa kakinya merasa teramat ngilu, lalu tiba-tiba tak sadarkan diri. Ia koma seminggu penuh dan harus di rawat di rumah sakit sejak Oktober sampai Desember 2008. Selama terbaring, Keyla tak bisa mengangkat tangan dan kakinya. Sekujur badannya lemah tak berdaya. Ia bisa bicara, tapi hanya sepatah dua patah kata yang keluar dari mulutnya.

Diagnosa awal dokter, Keyla menderita anemiaplastic, keadaan di mana sel darah merah dalam tubuh tidak berfungsi, sehingga sel darah putih menjadi lebih dominan. Akibatnya, Keyla seperti orang anemia yang lemah dan mudah pingsan, hanya keadaanya jauh lebih parah. Penyakit ini muncul ketika Keyla dalam kondisi tubuh yang drop karena lelah bekerja.

Beberapa waktu kemudian, diagnosa ini berubah. Keyla divonis mengidap kanker sumsum tulang belakang. Menurut hasil pemeriksaan, sel-sel baik dalam tubuhnya tinggla 30% lagi, sedangkan 70% sisanya sudah rusak. Karena kondisinya tak kunjung membaik, keluarga memutuskan agar Keyla dipulangkan dan dirawat di rumah saja. Keadaannya masih parah. Ia tak bisa berjalan tegap. Terantuk meja atau kursi atau meja bisa membuatnya lemas seketika. “Saya seperti tak punya tulang,” ucap Keyla.

Ayahnya lalu memutuskan untuk encoba memberikan TNBB (TAHITIAN NONI ® Bioactive Beverage ™ – Original) pada Keyla. Keyla pun mulai mengonsumsi TNBB empat kali sehari, masing-masing dalam dosis 60 ml. “Tiga jam setelah minum TNBB, saya pusing, berkeringat dingin dan muntah-muntah. Rasanya seperti akan pingsan,” kenang Keyla. Ayahnya panik dan segera mencari info pada IPC TNI. “Ternyata itu memang reaksi normal. Karena itu saya tetap meneruskan minum TNBB. Apapun akan saya lakukan untuk bisa sembuh.”

Seminggu setelah rutin mengonsumsi TNBB Keyla merasa jauh lebih sehat. Untuk pertama kalinya setelah berbula-bulan, ia segar bugar, tubuhnya pun ‘bertulang’ lagi alias kembali kuat. Debar-debar jantungnya yang sebelumnya begitu hebat ini mereda. Sebulan setelah itu, tepatnya Maret 2009, kondisi Keyla sudah normal kembali. Ia bahkan sudah bisa bejerja lagi. Ketika check up ke dokter, sel-sel kankernya tak terlihat lagi. Sel-sel baik di tubuhnya meningkat drastis menjadi 705. Bahkan ketika melakukan medical check up sebagai syarat melamar ke sebuah bank, hasil lab menunjukkan Keyla sehat. Tak terdeteksi satu penyakitpun dalam tubuhnya.

Hingga kini, kondisi Keyla terus terjaga. Ia masih tetap mengonsumsi TNBB, sedikitnya satu kali dalam sehari. “Saya amat bersyukur, tentu saja yang menyembuhkan saya adalah Tuhan. Namun TNBB juga menjadi semacam sugesti bagi saya. Kalau kita percaya bahwa sesuatu akan menjadi media penyembuh, kita pasti akan sembuh.”