Anwar Baringin

Batal Operasi 100 Juta

“…Batu-batu yang tadinya menutup usus 12 jari sudah raib. operasi 100 juta itu pun tak perlu lagi dilakukan”

Manusia berencana, Tuhan menentukan.

Ungkapan ini mungkin tepat untuk menggambarkan peristiwa yang menimpa Anwar Baringin. Rencananya, Anwar akan menunaikan ibadah haji pada bulan November 2009 lalu. Ia sudah mempersiapkan diri, namun 2 bulan sebelum berangkat, Ia jatuh sakit. Badannya kuning, perutnya bengkak. Sehari-hari Ia mengerang kesakitan. Keluargapun langsung membawanya ke Dokter penyakit dalam.

Hasil USG memperlihatkan kondisi empedu Anwar yang sudah rusak dan tak lagi berfungsi. Batu-batu di empedu bahkan sudah keluar dan sebagian menutup usus 12 jari. Inilah biang kerok penyebab sakit Anwar. Menurut Dokter, Anwar harus menjalani dua operasi, yaitu penyedotan batu-batu pada usus dua belas jari dan pengangkatan empedu. Untuk menjalani dua operasi ini, Ia harus menyediakan dana minimal Rp. 100 juta. Anwar dan keluarganya tidak langung menyetujui keputusan Dokter.

Mereka memutuskan untuk menimbang-nimbang terlebih dahulu. Untunglah, menantu Anwar, Stephy mendengar tentang TNBB (TAHITIAN NONI® Bioactive Beverage™ – Original) dari temannya. Teman Stephy merekomendasikan TNBB sebagai obat yang telah membantu banyak orang. Pikirnya, tak ada salahnya mencoba.

Stephy lalu mulai memberikan TNBB pada mertuanya. Tiap hari, Anwar meminum TNBB 3 kali sehari, masing-masing 60 ml. Selama meminum TNBB, air seni Anwar berubah menjadi keruh.

Sekitar satu bulan kemudian, setelah menghabiskan tiga botol TNBB, kondisi Anwar membaik. Perutnya mengempis, tubuhnya tak lagi berwarna kuning. Ketika di-USG lagi di RS, Dokter yang melihat hasil USG terhean-heran. Medical record Anwar menunjukkan hasil yang jauh berbeda dari sebelumnya. Batu-batu yang tadinya menutup usus dua belas jari sudah raib. Operasi 100 juta itupun tak perlu lagi di lakukan.

Anwar dan Stephy berasumsi bahwa batu-batu itu hancur dan keluar lewat air seni Anwar. Pasalnya, air seni Anwar berwarna hitam, keruh dan berpasir selama seminggu. Selama itu, Anwar agak sakit ketika berkemih. Namun setelah itu air seninya normal kembali dan kesehatannya mengalami peningkatan.

Sayangnya, empedu Anwar sudah terlanjur rusak. Namun keluarganya tidak menyerah. Mereka tetap rutin memberikan TNBB pada Anwar, 2 x 30 ml sehari. Meskipun empedunya rusak, namun kondisi tubuhnya terus ditingkatkan dengan TNBB. Stephy menantunya bersyukur atas perubahan Anwar.

“Kini kondisi kesehatan mertua saya sangat baik. Sayang sekali, tahun 2009 beliau gagal menunaikan ibadah haji. Tapi melihat kesehatannya, mungkin Beliau naik haji tahun depan,” katanya optimis.